Wednesday, December 12, 2012

Easy Come, Easy Go



Dia datang dengan tingkah khasnya
Jauh diujung sana, ku asik memusatkan alat lihat ini pada geliatnya
Pipiku bersemu merah, bibirku merekahkan senyum kecil sejuta tanya
Aneh

Kulihat sepasang kaki menegaskan langkahnya pada ku
Perpindahannya kuamati khusyuk
Celah 5cm ini, membuat nafasku dan jantungku berderu degap tak konstan
Untai-untaian kata yang tak bermakna terdengar sempurna
Aneh

Kini, ruang bermega-mega, ku disudut sini kau disudut sana
Titik-titik dari sudut itu sekarang berhimpit
Reaksinya berbuah tanpa rasa, hampa
Tak ada radar keabnormalan dari pahatanNya
Aneh

Titik-titik itu, sekali dua kali, terus dan terus, berhimpit
Hingga pada akhirnya, menyisakan ruang tanpa rasa
Aneh



No comments:

Post a Comment