Dia datang dengan tingkah khasnya
Jauh diujung sana, ku asik memusatkan alat
lihat ini pada geliatnya
Pipiku bersemu merah, bibirku merekahkan senyum
kecil sejuta tanya
Aneh
Kulihat sepasang kaki menegaskan langkahnya pada
ku
Perpindahannya kuamati khusyuk
Celah 5cm ini, membuat nafasku dan jantungku
berderu degap tak konstan
Untai-untaian kata yang tak bermakna terdengar
sempurna
Aneh
Kini, ruang bermega-mega, ku disudut sini kau
disudut sana
Titik-titik dari sudut itu sekarang berhimpit
Reaksinya berbuah tanpa rasa, hampa
Tak ada radar keabnormalan dari pahatanNya
Aneh
Titik-titik itu, sekali dua kali, terus dan
terus, berhimpit
Hingga pada akhirnya, menyisakan ruang tanpa
rasa
Aneh
